KLASIFIKASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

KLASIFIKASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

Suparno

Pendahuluan

Membicarakan anak-anak berkebutuhan khusus, sesungguhnya banyak sekali variasi dan derajat kelainan. Ini mencakup anak-anak yang mengalami kelainan fisik, mental-intelektual, sosial-emosional, maupun masalah akademik. Kita ambil contoh anak-anak yang mengalami kelainan fisik saja ada  tunanetra,  tunarungu,  dan  tunadaksa  (cacat  tubuh)  dengan  berbagai derajat kelainannya. Ini adalah yang secara nyata dapat dengan mudah dikenali. Keadaan seperti ini sudah barangtentu harus dipahami oleh seorang guru, karena merekalah yang secara langsung memberikan pelayanan pendidikan di sekolah kepada semua anak didiknya. Namun keragaman yang ada pada anak-anak tersebut belum tentu dipahami semua guru di sekolah.

Untuk itu pada bagian unit ini saudara akan mengkaji klasifikasi umum mengenai anak  berkebutuhan  khusus,  yang  dilengkapi  dengan beberapa ilustrasi  yang  akan  memudahkan  saudara  untuk  mengkajinya.  Klasifikasi yang akan dibahas di sini mencakup anak-anak yang mengalami kelainan fisik, mental-intelektual, maupun sosial emosional.

Selanjutnya untuk memperdalam kajian saudara dalam unit ini, saudara juga diminta untuk mengerjakan latihan-latihan yang disediakan. Dengan demikian usai mengikuti kajian ini saudara akan memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Daftar Pustaka

Blackhurst, A. E & Berdine, HW (1981), An Intruduction to Special Education, Boston: Little, Brown & Co.

Debaryshe, BD &Fryxell, D (1988), A Developmental Perspective on Anger: Family and Peer Contexts, Journal Psychology in Schools, Voume 35, No 3.

Freeman, RD (1984), Can’t Your Child Hear? A Guide For Those Who Care About Deaf Children, Baltimore: University Park Press.

Hallahan, DP & Kauffman, JM (1988), Exceptional Children, Introduction to Spesial education, 4 th edition, New Jersey: Prentice-Hall, Inc.

Hardman, ML, et .al (1990), Human Exceptionality, Boston: Allyn and Bacon, Inc. IGAK  Wardani,  dkk  (2002),  Pengantar  Pendidikan  Luar  Biasa, Jakarta:  Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.

Johnson, BH & Skjorten, D Miriam (2003), Pendidikan Kebutuhan Khusus, Sebuah Pengantar, terjemahan, Bandung: Program Pascasarjana UPI

Kirk,  Samuel  A  &  Gallagher  (1986),  Educating  Exceptional  Children, Boston: Houghton Mifflin company.

Learner,  JW  (1985)  Learning  Disabilities,  Theories,  Diagnosis,  and  Teaching Strategies, 4 th edition, Boston: Houghton Mifflin Company.

O’Neil, J (1994/1995), Can inclusion work? A conversation with James Kauffman and Mara Sapon-Shevin, Educational Leadership, 52 (4) 7-11

Polloway, EA & Patto, JR (1993), Strategies For Teaching Learners With Special Needs, New York: McMillan Publishing Co.

Smith, David J (2006), Inklusi Sekolah Ramah Untuk Semua, terjemahan, Bandung: Penerbit Nuansa.

Baca Juga:

KLASIFIKASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

Anak-anak Berkelainan Fisik

Anak Berkelainan Mental Emosional

Anak Berkelainan Akademik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *