Jenis Anak Berkebutuhan Khusus

Jenis Anak Berkebutuhan Khusus

Heri Purwanto

Kali ini akan dipaparkan berbagai jenis anak berkebutuhan khusus. Untuk itu saudara diharapkan dapat mencermatinya uraian bacaan ini dengan baik. Selain itu diharapkan saudara untuk membaca berbagai referansi lain yang relevan dengan konteks bahasan dan juga memperhatian tayangan video ”Anak Berkebutuhan Khusus”. Dengan demikian,    usai mengikuti pembelajaran ini saudara diharapkan mampu menerangkan jenis-jenis anak berkebutuhan khusus. Continue reading “Jenis Anak Berkebutuhan Khusus”

Pengertian Anak Berkebutuhan Khusus

Pengertian Anak Berkebutuhan Khusus

Heri Purwanto

Dalam pokok bahasan kali ini kita akan mengkaji konsep anak berkebutuhan khusus, yang meliputi terminologi dan hakekat. Untuk itu saudara diharapkan dapat mencermatinya dengan baik mengenai uraian dan ilustrasi yang ada. Selain itu diharapkan pula untuk membaca berbagai referansi lain yang relevan dengan konteks bahasan. Dengan demikian,  usai mengikuti pembelajaran ini saudara diharapkan mampu menjelaskan pengertian anak berkebutuhan khusus. Continue reading “Pengertian Anak Berkebutuhan Khusus”

HAKIKAT ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

HAKIKAT ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

Heri Purwanto

Pendahuluan

Anak-anak  berkebutuhan  khusus,  adalah  anak-anak  yang memiliki keunikan tersendiri dalam jenis dan karakteristiknya, yang membedakan mereka dari anak-anak normal pada umumnya. Keadaan inilah yang menuntut pemahaman terhadap hakikat anak berkebutuhan khusus. Keragaman anak berkebutuhan khusus terkadang  menyulitkan  guru  dalam  upaya  menemu  kenali  jenis  dan  pemberian layanan pendidikan yang sesuai. Namun apabila guru telah memiliki pengetahuan dan pemahaman mengenai hakikat anak berkebutuhan khusus, maka mereka akan dapat memenuhi kebutuhan anak yang sesuai. Continue reading “HAKIKAT ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS”

Hasil pertemuan dengan Mendikbud Prof. Muhadjir Effendy, MAP

Hasil pertemuan dengan Mendikbud Prof. Muhadjir Effendy, MAP
Hari/tgl: Jumat, 21 Oktober 2016 pk 07.45 – 09.00
1. Jenjang SD dan SMP adalah fondasi anak dlm dunia pendidikan
2. Implikasi : Merubah visi & mandset Kepsek, Komite Sekolah dan Guru
3. Kepsek tdk boleh mengajar, tetapi sbagai manajer dan inspirator
4. Pembangunan Karakter d SMP
5. Guru d sekolah min 8 jam dan hari Sabtu libur utk hari keluarga
6. Full day school
7. Guru tdk boleh membawa pekerjaan k rmh dan siswa jg tdk boleh ada PR
7. Menyiapkan Manajemen berbasis sekolah & partisipasi masyarakat
8. Tidak ada LKS
9. Tidak ada PTK utk kenaikan pangkat
10. Guru adalah ; real kurikulum
11. Guru adalah : profesi ahli, tanggungjawab sosial dan rasa kesejawatan.
12. Taman Budaya di sekolah sebagai sumber belajar.
Itulah info dari Pak Menteri, pesan beliau tolong dishare.
Semoga bermanfaat.

Komponen Keterampilan Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan

Komponen Keterampilan Mengajar Kelompok  Kecil dan Perorangan

Drs. Sumawan, M.Pd

Dalam kegiatan belajar ini, Anda akan mendapat kesempatan untuk membahas dan berlatih menerapkan komponen-komponen keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan. Kemampuan menguasai dan menerapkan kete- rampilan tersebut akan sangat membantu Anda dalam mengajar kelas rangkap. Anda akan lebih mampu  mengatur  waktu dan kegiatan  murid, sehingga  waktu kegiatan akademik akan meningkat pula. Oleh karena itu, Anda hendaknya berusaha mengkaji setiap komponen secara cermat, serta mengerjakan latihan yang disediakan sehingga Anda mampu menjelaskan, memberi contoh, serta menerapkan setiap keterampilan. Continue reading “Komponen Keterampilan Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan”

Hakekat Keterampilan Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan

Hakekat Keterampilan Mengajar  Kelompok  Kecil dan  Perorangan

Drs. Sumawan, M.Pd

Mulailah Anda mengkaji hakekat keterampilan  mengajar kelompok kecil dan perorangan  yang  mencakup  pengertian,  rasional,  variasi pengorganisasian, dan hal-hal yang perlu diperhatikan. Penguasaan hakekat keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan ini Anda akan mempunyai pemahaman yang dapat digunakan untuk mempelajari komponen keterampilannya. Continue reading “Hakekat Keterampilan Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan”

KETERAMPILAN MENGAJAR KELOMPOK KECIL DAN PERORANGAN DALAM PKR

Keterampilan Mengajar Kelompok Kecil Dan Perorangan Dalam PKR

Drs. Sumawan, M.Pd

Pendahuluan

Pembelajaran kelas rangkap tidak semudah yang dibayangkan. Seorang guru akan berhadapan dengan  situasi,  karakteristik   siswa,  dan  motivasi  belajar  yang berbeda jika hanya mengajar satu kelas. Secara teori memang mudah digambarkan strategi mengajar yang sebaiknya guru. Tetapi dilapangan sangat diperlukan kemampuan dan keterampilan bagaiman supaya pembelajaran kelas rangkap efektif dan  efisien.  Salah  satu  keterampilan  yang  sangat  penting dikuasai  seorang  guru adalah  mengajar  kelompok  kecil  dan  perorangan,  yang  merupakan keterampilan khusus yang sangat diperlukan oleh guru SD dalam pembelajaran kelas rangkap. Continue reading “KETERAMPILAN MENGAJAR KELOMPOK KECIL DAN PERORANGAN DALAM PKR”

Menciptakan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar

Menciptakan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar

Aisyah Ali

Pengantar

Pembelajaran dengan pendekatan PKR menuntut adanya kemandirian dari siswa. Untuk   menunjang   proses   belajar   mandiri diperlukan   suasana   yang  dapat mendorong  guru dan siswa dapat memanfaatkan  lingkungan  kelas mapun sekolah sebagai sumber belajar.

Pada pembelajaran dengan pendekatan PKR seorang guru harus mampu menciptakan   kondisi   sekolah   ataupun   ruang   kelas   yang mendukung   proses pembelajaran termasuk belajar mandiri. Kondisi yang dimaksud adalah melengkapi pembelajaran dengan perlengkapan dan sumber belajar yang memadai. Continue reading “Menciptakan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar”

Memanfaatkan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar

Memanfaatkan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar

Aisyah Ali

Pada   pembelajaran   sebelumnya   Anda telah   mempelajari sekolah   dan lingkungannya  sebagai sumber belajar dimana telah di bahas kerjasama antara guru baik sesama guru di lingkungan sekolah sendiri maupun dari sekolah lain serta kerjasama  antara guru  dan masyarakat.  Pada kegiatan  belajar ini,  kita  akan membahas peran lingkungan sebagai sumber belajar. Sebagaimana kita telah ketahui bersama bahwa pada pembelajaran dengan pendekatan PKR diperlukan strategi pembelajaran yang memungkinkan siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dan guru mampu membelajarkan  lebih dari 1 (satu) kelas pada waktu bersamaan. Pembelajaran   dengan  memanfaatkan lingkungan  sangat  membantu   pelaksanaan PKR. Continue reading “Memanfaatkan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar”

Sekolah dan Guru Lain Sebagai Sumber Belajar

Sekolah dan Guru Lain Sebagai Sumber Belajar

Aisyah Ali

Pengantar

Setelah  mempelajari  kegiatan  belajar  ini,  Anda  diharapkan  mampu melakukan kerjasama dengan sesama guru baik dalam lingkungan sekolah sendiri maupun sesama guru dari sekolah lain, mampu menciptakan lingkungan sekolah yang dapat dimanfaatkan   sebagai sumber   belajar dalam   pelaksanaan   Pembelajaran   Kelas Rangkap (PKR).  PKR  merupakan   pendekatan pembelajaran   yang memerlukan sumber belajar yang tidak terbatas pada buku yang ada di sekolah, apalagi dalam kenyataanya masyarakat merupakan laboratorium belajar yang tidak terbatas. Continue reading “Sekolah dan Guru Lain Sebagai Sumber Belajar”